Bongkar Kebusukan dan Bauk Anyir Bupati Kampar: Sekda Hambali Siap Pensiun Dini, Ketua KNPI Riau Bilang ini

PEKANBARU– Dahsyat! Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kampar, H Hambali SE MBA MH dengan muka temboknya Menelanjangi “Dosa-Dosa” Atasannya sendiri, Bupati Kampar, H Ahmad Yuzar S.Sos MT.

Berbagai Pernyataan “Pedas” yang cenderung Jujur itu disampaikannya dihadapan para awak media. H Hambali yang juga merupakan mantan Penjabat (PJ) Bupati Kampar itu berapi-api Membongkar Semua Kebusukan yang terjadi di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kampar.

Bahkan, secara tegas Hambali katakan bahwa dirinya siap Pensiun Dini dari Status ASN, karena tidak ingin bermitra dengan seorang Bupati Pembohong.

“Bupati ini Luar Biasa!!! Bohongnya Luar Biasa!!! Saya sampaikan disini, boleh dicek ya, Dia ini seperti orang baik, seperti malaikat, tapi apa? diam-diam Faktanya Dia hanya ingin Hawa Nafsunya untuk membeli Mobil Dinas sekitar 1,5 Milyar” ungkap H Hambali, dengan nada berapi-api.

Bukan hanya sampai disitu saja, Hambali juga menguliti Struktur Panitia Seleksi (Pansel) yang sudah ditunjuk untuk melaksanakan Assessment yang mayoritas sarat akan unsur KKN, tidak ada dari Pemda Kampar. Menurutnya, kondisi seperti itu sangat tidak tepat.

Sekda Kampar Telanjangi Dosa-Dosa Bupati Ahmad Yuzar, Ketua KNPI Riau: “Dahsyat! Budak Satuni Cocok Jadi Staf Ahli”

Terpisah, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau katakan, bahwa sikap seperti itu sangat tidak patut dan kurang mencerminkan sikap dari seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diharuskan Patuh dan menjaga Kode Etik terhadap Pimpinannya.

“Haji Hambali ini sudah cocok dijadikan sebagai Staf Ahli Bupati Kampar bidang Bongkar Membongkar Borok Pejabat, karena sepertinya beliau itu sudah Jenuh menjabat dan duduk di kursi Sekdakab tersebut” ujar Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu pastikan lagi, bahwa tontonan seperti cuplikan video Haji Hambali tersebut jangan terulang kembali, kesannya seperti anak-anak, kurang matang, tidak dewasa dan bahkan Memalukan.

“Apalagi beliau itu pernah jadi PJ Bupati Kampar. Terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan uneg-uneg, mestinya diselesaikan lewat mekanisme Diskusi internal. Peran Anggota DPRD Kabupaten Kampar juga tak terlihat, seperti Boneka yang terpajang, duduk manis menunggu Gaji. Inilah cerminan mental Pejabat Daerah kita, mirip seperti mental Badut Jalanan, tak mengerti dan pura-pura tidak tahu. Mayoritas hanya bersikap pakai ilmu Selamat” tutur Larshen Yunus, dengan nada penuh sesal.

Bertempat dibilangan Jalan Garuda Sakti Pekanbaru, Hari ini Minggu (19/10/2025) Ketua KNPI Provinsi Riau itu tegaskan kembali, agar Keduabelah pihak segera melakukan Pertemuan, Islah dan Jangan ribut seperti anak kecil. Aktivis Anti Korupsi Larshen Yunus juga siap sedia menjadi Mediator dalam proses Perdamaian antara Bupati-Wakil Bupati Kampar dengan Sekdakab Kampar, Haji Hambali.

“Kalau memang dibutuhkan, Kami siap sedia! Karena apapun itu, Berdamai adalah Jalan terbaik dalam menyongsong Kehidupan dimasa yang akan datang. Apalagi mereka berdua itu sudah termasuk Pejabat Senior di Pemkab Kampar, mestinya jadi Panutan dan Suritauladan, bukan justru bersikap seperti Setan” tutur Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya mengakhiri pernyataan persnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/