CubaNews.id Pekanbaru – Revitalisasi kantin dan gudang di Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang baru siap, dan dipergunakan kurang lebih sebulan ini telah mengalami kerusakan khususnya di salah satu bagian ruangan atas plaflon toilet, Selasa (4/2/2025).
Tetesan air yang jatuh dari lantai atas mengenai kedudukan lampu ruangan toilet bawah yang dikhawatirkan dapat terjadi konseleting listrik atau kesentrum, dan kondisi ini menjadi sorotan masyarakat yang datang kekantin disdik saat masuk dalam ruangan toilet tersebut.
Dari pantauan awak media, Kamis (30/1/2025) kemarin, bangunan yang dibangun 2 lantai dengan biaya Rp 2 milyard lebih melalui APBD Riau tahun 2024 dikerjakan oleh PT. Zadha Mutiara Khatulistiwa dan diawasi oleh CV. Genesis Reka Cipta yang masih terdapat kerusakan dan kekurangan sehingga menjadi atensi saat ini.
Tidak saja plafon toilet yang mengalami kerusakan, pada lantai keramik bagian luar awak media juga melihat adanya celah rongga tidak diisi dengan nat keramik, sehingga membuat lantai keramik tersebut tidak bagus lagi, apa lagi gedung atau bangunan ini baru sebulan pakai.
Atas temuan ini, dihari yang sama awak media sudah berkomunikasi dan meminta konfirmasi kepihak kontraktornya, hingga berita ini diterbitkan, belum ada responnya alias bungkam.
Selain itu, awak media juga menanyakan hal tersebut ke Kepala Dinas Pendidikan Riau melalui pesan singkat WhatsApp, Kadis langsung menjawab terima kasih atas informasi, akan kita sampaikan ke rekanan.
Namun anehnya pada Senin (3/2/2025) kemarin, plaflon toilet yang rusak tersebut sedang diperbaiki oleh pekerja, dan terlihat ada cat dan tepung dompol, yang kemungkinan besar hanya didompol dan dicat kembali yang rusak tersebut tanpa mengganti plaflon yang baru.
Dan inilah fungsi salah satu media dalam melakukan sosial controlnya, terkait penggunaan anggaran negara oleh pejabat publik
Dan awak media bertanya-tanya, apakah itu pembangunan gedung ini sudah sesuai speknya, kalau sudah sesuai speknya kenapa terjadi ada rembesan air plafon toilet tersebut, mengingat gedung tersebut masih dalam masa perawatan dan juga anggaran pembangunan gedung tersebut mencapai 2,1 Milyar dan bila tidak segera diperbaiki dikhawatirkan dapat terjadi hal yang membahayakan orang pengguna toilet tersebut, mengingat yang mengalami kerusakan dibagian dudukkan lampu yang ada aliran listriknya .** (Tim)












