JAKARTA– Skandal Kasus Hukum dan Tabir Misteri soal Keberadaan Muslim Harahap, ex Pegawai PTPN V (Persero) dan ex Pimpinan Serikat Pekerja Perkebunan Tingkat Regional (SPPTR) yang saat ini Nomenklaturnya sudah berubah (berganti) menjadi PTPN IV Regional III ternyata sudah mengeluarkan Aroma busuk yang sangat menyengat.
Pasalnya, sampai berita ini diterbitkan, Selasa (24/2/2026), mantan Bendahara Serikat Pekerja Perkebunan PTPN V (PERSERO) itu tidak tahu entah dimana, Pasca munculnya Kasus Tindak Pidana Korupsi dan atau Permasalahan Penyaluran Beras Fiktif di Kawasan Perumahan Karyawan PTPN V PERSERO saat itu, yakni terletak di seluruh unit di Wilayah se-Provinsi Riau.
Relawan Prabowo Gibran ini Bongkar Skandal Kasus dan Tabir Misteri di Tubuh PTPN IV Regional III, Larshen Yunus: “Seharusnya Muslim Harahap Bertanggung Jawab, Segera Laporkan ke APH”
Dimintai Komentarnya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran hanya menjelaskan, bahwa Permasalahan itu Wajib segera diselesaikan, karena menyangkut Anggaran Negara melalui BUMN dan PTPN IV Regional III saat ini.
“Tabir Misteri terkait Kasus tersebut harus dijadikan Atensi bersama. Pimpinan tertinggi PTPN di Jakarta sana jangan pura-pura tidak tahu. Kerugian Keuangan Negara atas Kegiatan Pengadaan dan Penyaluran Beras bagi Ribuan para Karyawan PTPN V saat itu, se-Provinsi Riau. Bahwa kondisi pada tahun 2024 saat itu harus di Bongkar! Ketua Serikat Pekerja Perkebunan saat itu dan sampai saat ini adalah Asmanudin Sinaga, yang bersangkutan juga jangan hanya diam. Laporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Kepolisian Republik Indonesia, soal hilangnya keberadaan Muslim Harahap sampai saat ini. Beliau wajib dimintai penjelasan dan pertanggungjawaban soal Dana hampir 2 Milyar Rupiah tersebut” ujar Larshen Yunus.
Laporkan Muslim Harahap ke Kantor Polisi dan atau Kantor Kejaksaan, bila perlu di tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
Ketua Umum Relawan Prabowo Gibran itu berkali-kali menegaskan, APH juga mestinya Proaktif dalam menanggapi Permasalahan tersebut, Muslim Harahap adalah Kunci Utama dalam mengungkap Tabir Misteri dan Skandal Kasus Korupsi yang telah merugikan Keuangan Negara Milyaran Rupiah tersebut.
Berdasarkan fakta dan bukti-bukti otentik terkait Permasalahan tersebut, Direktur Utama PTPN dan atau Direktur Utama PalmCo seharusnya memberikan Klarifikasi guna menjawab Polemik yang sudah bertahun-tahun jalan ditempat. Asmanudin Sinaga juga diminta untuk memberikan penjelasan, yakni adanya Panggilan dan Pemeriksaan secara Resmi dari Aparat Penegak Hukum (APH).
“Tolong Kami Pak Presiden! Perintahkan Pimpinan Danantara dan Kepala Badan BUMN maupun Pimpinan PTPN itu, agar Skandal Kasus ini segera menemui titik terang. Tabir Misteri soal Penyimpangan Anggaran Pengadaan Beras di PTPN V PERSERO saat itu wajib di Bongkar, Milyaran Rupiah Lenyap entah kemana, sementara Asmanudin Sinaga justru dipilih kembali menjadi Ketua Serikat Pekerja di tingkat pusat. Sandiwara dan Pola-Pola Spekulatif seperti ini harus segera di Bongkar Tuntas!” ungkap Ketua Umum Relawan Prabowo Gibran, Larshen Yunus, dihadapan beberapa Karyawan PTPN IV Regional III (PERSERO). ***












